Cinta

masih di topik yg sama , lagi lagi bahasan nya tentang cinta. Kenapa ya harus ada yg nama nya cinta, apa special nya kata kata ini dalam kehidupan manusia, sebegitu butuhkah kita dengan cinta sehingga pencipta menciptakan cinta untuk kita. Heran nya tidak berbatas, tapi tidak pernah banjir dihati, malah kebanyakan membanjiri dan menggenangi mata dgn air kesedihan dan kekecewaan. Pernahkah kau merasa seketika gelap, seketika ingin mati, seketika hampa, seketika putus asa, ga tau arah tujuan hidup. Itulah sebagian kecil dampak dari cinta . Keseringan cinta yg salah yg masuk dalam hidup, dan apakah ini hanya tentang nasib? Kebanyakan pertanyaan belum ada jawaban nya. Apa ya yg harus dilakukan agar cinta itu bisa dirasakan jauh lebih baik?. Sejauh ini belum ada jawaban pas dari berbagai sumber, ada pepatah mengatakan “yang muda yang bercinta” , itu maksudnya apa ya? Apakah yg muda sekarang yg lebih pakar tentang cinta?, kalau begitu harusnya muda mudi jaman sekarang sukses dong, hidup bahagia karna cinta, faktanya yg muda yg menggila. Minim nya cinta yg membuat bangsa ini carut marut, saling adudomba, rusuh dimana mana, tidak ada kenyamanan hidup sebagai umat beragama, itu karena minim nya cinta, rasa kebersamaan yg menipis, terkikis pengaruh barat yg semakin membudaya. Kalau begitu apa guna nya cinta? Kalau pokok pangkal nya hanyalah mesum dan zinah saja. Sebatas itukah kalian memaknai kata cinta?.

Tuhan kita menciptakan segala sesuatu nya dengan manfaat dan kegunaan nya masing masing. Jadi kalau ada yg bilang cinta itu tidak bisa di artikan dengan kata kata, itu faham yg salah. Coba kalian bayangkan selama ini kalian salah melangkah, tak tentu arah karena tak mengetahui pasti intisari dari kehidupan yg kalian jalani, termasuk saya pada masa itu. Defenisi cinta adalah Tuhan. (Allah Swt) . Kita salah dalam hidup karena kita terlalu jauh dri Nya. Mengabaikan nya meski tau Dia ada. Tak mau mendekat meski butuh. Sulit meminta meski perlu, sombong meski itu hanya sifat Tuhan. Kita jauh dari sang pencipta cinta. Inilah yg perlahan aku pahami dan kupelajari betul saat ini, aku mendapat jawaban dari hatiku sendiri kenapa selama ini aku salah melangkah dan penuh kebuntuan , khususnya masalah cinta. Belum terlambat untuk merubah diri ke arah yg lebih baik , sehingga Yg Maha memberi cinta meluruskan kembali hdup yg pernah salah dan memudahkan kesulitan perjalanan cinta ku. TIk tok tik..tok..tik tok.. Jam terus berputar, dan menunjukkan pukul 9:30pm . Kusudahi dulu tulisanku ini karena sudah saatnya duduk manis di dpn tivi menyaksikan acara pavoritku di Mnc chanel. Hehehee. Bye

Iklan

on the wings of love

Hari ini aku menulis lg, kembali memainkan tintaku bersama cuaca mendung di siang hari ini.jika mengingat inti dari cerita film filiphina yang mencerminkan kisahnya lewat sepasang burung merpati yang menjadi perumpamaan di daĺam kisah film tsb membuatku membuat judul yg sama dengan film itu di tulisan ku kali ini.burung merpati adalah lambang kesetiaan, “jika kau menyayangi burung itu maka rawatlah ia,jaga dan sayangi sepenuh hati,jika suatu saat burung ingin terbang,biarkanlah,jgn cegah ia,mungkin burung ingin terbang bebas bersama teman lain nya di udara bebas.tapi ingatlah sejauh apapun ia terbang,dan seberapa lama waktu yg diperlukan nya utk bebas,jika ia menyayangimu ia akan kembali padamu sang pemilik. Bahkan hewan pun faham tentang kasih sejati.

Begitu juga dengan kamu. Tiap saat ku mendengar lagu  (sammy simorangkir) yg sepenggal liriknya👉 “engkau masih yang terindah,indah di dalam hatiku” .. Saat itu juga kenangan tentangmu dan tentang kita hidup kembali. Masih jelas kenangan kita,tak ada satu hari pun cerita kita yang aku lupa. Kamu masih yang terbaik yg pernah mengukir sejarah cinta denganku. Itulah sebabnya kunamakan kamu cinta sejatiku. Karena gakkan ada lagi yg seperti kamu,segala tentangmu, tidak kan ada lagi ,itu bisa ku pastikan. Lagu itu sempurna sebagai pewakil perasaanku pada mu. Untuk memikirkanmu lagi ada konsekwensi dosa besar yg ku terima. Karna itu jelas terlarang bagiku meski hanya memikirkan saja. Meski begitu aku menempatkan khayalanku tentangmu seperti cerita burung merpati itu. Yaa ,, kecil kemungkinan untuk berharap tetap masih ada. Kembali menilik arti cerita film ‘on the wings of love’ jadi aku berfikir untuk memasrahkan sepenuhnya harapanku pada cerita itu. Dan pada saat kau benar benar kembali pdaku, aku akan menjagamu seperti pemilik burung merpati itu. Masih ada seribu kemungkinan terbaik di depan sana. Tulisan hari ini masih sampai disini.

Btw ini hanya cerita isengloh ya. Haha . Hitung hitung menghibur pembaca smua nya. Pasti pada nyangka ini kisah pribadiku kan? Iya kan? Iya dong? Iya si?. Semoga terhibur pemisa.

resep rendang daging 

Rendang, siapasih yang belom mengenal makanan khas yang satu ini, hampir diseluruh indonesia mungkin sudah banyak yang menjualnya, bahkan dinegara lain pun sudah ada loh. Makanan yang berbahan utama dari daging sapi yang diungkep, kemudian ditambahkan dengan rempah-rempah pilihan sehingga menjadikan makanan ini sangat enak dan lezat. Ditambah dengan bisa tahan lamanya makanan ini hingga berbulan-bulan yang menjadikan makanan ini lebih istimewa. Sangat menggoda bukan makanan yang satu ini, apalagi bagi anda yang sering makan di rumah makan andalas, minang dan lain-lain, pasti sudah bertambah rasa laparnya ketika mendengarnya, tenang saja resep rendang yang disajikan disini enggak kalah enak dan empuk dengan aslinya, soalnya resep dan carnya didapat langsung dari orang padang yang punya restoran padang yang sangat enak. Silahkan langsung mencobanya sendiri, sebagai berikut.

Resep Membuat Rendang Padang Asli Empuk dan Enak

Resep Membuat Rendang Asli Empuk dan Enak

Bahan

  • 1 kg Daging sapi pilihan, potong ukuran sesuai selera
  • 3 buah kelapa Tua, jadikan santan kental
  • 15 butir Bawang merah
  • 8 siung Bawang putih
  • 1 ons Cabai merah (kriting)
  • 2 cm Jahe
  • 2 cm lengkuas memarkan
  • 1 sendok teh merica bubuk
  • 2 batang Sereh geprek terlebih dahulu
  • 2 biji asam kandis
  • 2 buah Bunga pekak
  • 3 lembar Daun jeruk
  • 4 lembar Daun salam
  • 1 lembar Daun kunyit
  • Garam
  • Gula pasir

Bahan pelengkap

  • Kelapa serundeng yang sudah disangrai terlebihdahulu
  • 1 ons Hati sapi potong dadu kecil kemudian rebus

Cara Membuat Rendang

  1. Haluskan terlebih dahulu bawang merah dan putih, cabai, jahe dan lengkuas
  2. Mulai ungkep daging sapi yang sudah dipotong-potong dengan bumbu yang dihaluskan, tunggu sampai ber uap dan daging ungkepan kering.
  3. Masukan santan kental, merica bubuk, sereh, asam kandis, bunga pekak, daun jeruk, daun salam, garam dan gula pasir, kemudian aduk hingga merata, jangan lupa daun kunyit juga tapi sobek-sobek terlebihdahulu
  4. Tunggu sampai santan mendidih, dan sedikit mengeluarkan minyak, kemudian kecilkan api
  5. Campurkan bahan pelengkap kedalam rendang kemudian aduk lagi sampai merata
  6. Usahakan terus di aduk-aduk agar rendang tidak menempel pada wajan, tunggu sampai rendang berubah warna dan mengering
  7. Angkat rendang, dan siap untuk disajikan.

Tips tambahan

  1. Untuk menambah keempukan daging rendang yang kita buat usahakan daging yang sudah dipotong sebaiknya dipukul atau digeprek terlebih dahulu baru kemudian di ungkep
  2. Dalam proses pengungkepan daging rendang yang empuk dan enak biasanya memerlukan waktu yang agak lama kurang lebih semalaman penuh atau seharian, agar bumbu yang dipakai meresap
  3. Dalam memasak santan usahakan santan tidak pecah dan caranya dengan menggunakan gerakan memutar ke atas seperti ketika menimba.

Itulah Resep Membuat Rendang  Asli Empuk dan Enak, sajikan untuk lebih nikmatnya menggunakan nasi hangat, lalapan dan sambel ijo.

misteri tanggal 26

Beberapa hari yang lalu sebuah pesan singkat (sms) masuk ke inbox handphone saya, isinya kurang lebih demikian, “Azab besar dari Allah. Tsunami Aceh 26-12-04, gempa Jogja 26-05-06, gempa Tasikmalaya 26-06-10, Tsunami Mentawai 26-10-10 danMerapi Jogja juga terjadi pada 26-10-10, Bahkan Timnas sepak bola Indonesia kalah dengan Malaysia dengan Score 3-0 pada tanggal 26-12-2010.

Ada apa dengan angka 26 ya? Ternyata dalam Al Qur’an surat ke 26 adalah Asy Syu’ara (Penyair) yang di dalamnya banyak mengandung pengertian tentang Azab Allah. Kirim sms ini ke semua teman-temanmu agar mereka selalu di jalan Allah.” Saat membaca isi sms itu, kontan saya langsung kaget. Betapa tidak, isinya yang begitu unik dan memang ada benarnya juga mengenai sebuah Konklusi sensitif, yaitu tentang azab. Mengapa saya katakan sensitif, ya karena pengertian azab itu sendiri. Bukankah azab sangat identik dengan bentuk kemurkaan Tuhan yang ditimpakan kepada manusia-manusia yang durhaka. Nah, jika menilik isi sms itu, bukankah dapat disimpulkan jika saja memang padatanggal 26 yang unik itu-karena banyak terjadi bencana pada tanggal itu- adalah tanggal bumi pertiwi ditimpa banyak azab, maka dapat dikatakan bahwa penduduk negeri ini yang kini banyak tertimpa bencana adalah manusia-manusia yang (maaf) “kurang baik”, bukan?. Nah inilah yang saya maksud sensitif bukankah tidak ada satupun wilayah di muka bumi ini yang hanya dihuni sekumpulan orang-orang baik saja, dan sebaliknya tidak ada pula satu jengkal pun tanah di bumi ini yang hanya dihuni orang-orang bejat saja.

Maka dapat dikatakan dengan lebih bijak, bahwa yang sedang menimpa saudara-saudara kita adalah ujian/cobaan sebagai bentuk peringatan kepada semua manusia dan agar rasa persaudaraan sesama manusia kian erat karena seperti yang kita ketahui bahwa –meminjam istilah Grup Slank- mengapa harus tumbuh bencana, baru kita berbuat untuk kemanusiaan. Ya setelah terjadi bencana lah biasanya rasa empati kita sebagai sesama manusia akan kembali tergugah tuk sesegera mungkin bangun dan membantu manusia lain yang sedang mengalami musibah.

Kembali ke isi sms tersebut, beberapa saat setelah saya baca sms itu saya memutuskan untuk mengambil langkah yang lebih bijak, yaitu sesegera mungkin mengambil Mushaf Al Qur’an dan menelaah isi kandungan surat ke 26, yaitu surat Asy Syu’ara. Daripada saya mengirim sms itu ke teman-teman lain dan malah menimbulkan spekulasi-spekulasi tidak jelas di benak mereka maka bukankah menelaah surat ke 26 itu lebih bermanfaat dan bijak, bukan. Sebagai bahan perenungan diri lah. Dalam surat yang berjumlah 227 ayat tersebut memang banyak berisi pelajaran besar dari umat-umat terdahulu. Mulai kisah Musa dan Fir’aun yang ditenggelamkan Allah, kisah Nabi Ibrahim dan bapaknya, nabi Luth dan kaumnya, nabi Hud dan kaum Ad, nabi Saleh dan kaum Tsamud, nabi Syu’aib dan penduduk Aikah. Semua kisah-kisah itu pada intinya mengisahkan pembangkangan-pembangkangan umat seorang nabi kepada ajaran Allah yang dibawa oleh para Utusan Nya. Berikut petikan kisah-kisah yang nampaknya masih ada relevansinya dengan kejadian yang sedang menimpa bangsa ini saat ini.

Kaum Nuh telah mendustakan Para rasul. Ketika saudara mereka (Nuh) berkata kepada mereka: “Mengapa kamu tidak bertakwa?. Sesungguhnya aku adalah seorang Rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan-ajakan itu; Upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam. Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku”. Mereka berkata: “Apakah Kami akan beriman kepadamu, Padahal yang mengikuti kamu ialah orang-orang yang hina?”.

Nuh menjawab: “Bagaimana aku mengetahui apa yang telah mereka kerjakan?

perhitungan (amal perbuatan) mereka tidak lain hanyalah kepada Tuhanku, kalau kamu menyadari. Dan aku sekali-kali tidak akan mengusir orang-orang yang beriman.

Aku (ini) tidak lain melainkan pemberi peringatan yang menjelaskan”.

Mereka berkata: “Sungguh jika kamu tidak (mau) berhenti Hai Nuh, niscaya benar-benar kamu akan Termasuk orang-orang yang dirajam”. Nuh berkata: “Ya Tuhanku, Sesungguhnya kaumku telah mendustakan aku;

Maka itu adakanlah suatu keputusan antaraku dan antara mereka, dan selamatkanlah aku dan orang-orang yang mukmin besertaku”.

Maka Kami selamatkan Nuh dan orang-orang yang besertanya di dalam kapal yang penuh muatan. Kemudian sesudah itu Kami tenggelamkan orang-orang yang tinggal.

Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman. Dan Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang. (Qs. Asy Syu’ara [26] : 105-122).

Kaum Nuh akhirnya ditenggelamkan, bukankah hal tersebut adalah azab yang sangat besar. Jika Tsunami Aceh, Nias, Mentawai dll masih berkisar pada ketinggian diantara 1-15 meter, maka banjir di masa nabi Nuh sangatlah besar. Karena saat itu hampir seluruh muka bumi ditengelamkan oleh Allah. Dan seperti yang kita ketahui bersama bahwa kapal Nuh akhirnya berhasil berlabuh di bukit/gunung Juddiy setelah banjir terbesar dalam sejarah manusia itu surut. Dan yang disebutkan oleh Al Qur’an sebagai bukit Juddiy itu kini telah ditemukan oleh para arkeolog. Yaitu di sebuah wilayah Turki yang bernama gunung Ararat. Disanalah bahtera Nuh berhasil berlabuh.

***

“Kaum ‘Aad telah mendustakan Para rasul. Ketika saudara mereka Hud berkata kepada mereka: “Mengapa kamu tidak bertakwa?. Sesungguhnya aku adalah seorang Rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu, Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. Dan sekali-kali aku tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; Upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam. Apakah kamu mendirikan pada tiap-tiap tanah Tinggi bangunan untuk bermain-main*, dan kamu membuat benteng-benteng dengan maksud supaya kamu kekal (di dunia)?. Dan apabila kamu menyiksa, Maka kamu menyiksa sebagai orang- orang kejam dan bengis. Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. Dan bertakwalah kepada Allah yang telah menganugerahkan kepadamu apa yang kamu ketahui. Dia telah menganugerahkan kepadamu binatang-binatang ternak, dan anak-anak, dan kebun-kebun dan mata air. Sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa azab hari yang besar”. Mereka menjawab: “Adalah sama saja bagi Kami, Apakah kamu memberi nasehat atau tidak memberi nasehat, (agama Kami) ini tidak lain hanyalah adat kebiasaan orang dahulu. Dan Kami sekali-kali tidak akan di “azab”. Maka mereka mendustakan Hud, lalu Kami binasakan mereka. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman. Dan Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.”(QS. Asy Syu’ara [26]: 123-140)

* Maksudnya: untuk bermewah-mewah dan memperlihatkan kekayaan.

Lantas seperti apa gambaran tingkah laku perbuatan kaum Ad yang melegenda tersebut. Al Qur’an memberi deskripsinya, “…Dan Itulah (kisah) kaum ‘Ad yang mengingkari tanda-tanda kekuasaan Tuhan mereka, dan mendurhakai Rasul-rasul Allah dan mereka menuruti perintah semua Penguasa yang sewenang-wenang lagi menentang (kebenaran).” ( Surat Hud [11] : 59). Kaum yang menuruti perintah semua Penguasa yang sewenang-wenang lagi menentang (kebenaran)? bukankah tingkah laku kaum Hud yang terlaknat ini hampir mirip dengan yang dilakukan oleh beberapa manusia di negeri ini. Begitu banyak kesewenang-wenangan dipupuk di negeri ini dan begitu tidak sedikit kebenaran dan para aktivis pembelanya yang dibungkam di Indonesia ini.

“Maka Kami meniupkan angin yang Amat gemuruh kepada mereka dalam beberapa hari yang sial, karena Kami hendak merasakan kepada mereka itu siksaan yang menghinakan dalam kehidupan dunia. dan Sesungguhnya siksa akhirat lebih menghinakan sedang mereka tidak diberi pertolongan.” (QS. Al Fushilat [41] : 16)

Angin yang sangat gemuruh dapat disebut juga topan/puting beliung. Bukankah di berbagai wilayah tanah air banyak yang dilanda angina puting beliung. Adakah azab kaum Ad akan terjadi pula di negeri ini?

***

“…Kaum Tsamud telah mendustakan rasul-rasul. Ketika saudara mereka, shaleh, berkata kepada mereka: “Mengapa kamu tidak bertakwa? Sesungguhnya aku adalah seorang Rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu, Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu, Upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam. Adakah kamu akan dibiarkan tinggal disini (di negeri kamu ini) dengan aman, di dalam kebun-kebun serta mata air, dan tanam-tanaman dan pohon-pohon korma yang mayangnya lembut. Dan kamu pahat sebagian dari gunung-gunung untuk dijadikan rumah-rumah dengan rajin; Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku; Dan janganlah kamu mentaati perintah orang-orang yang melewati batas, yang membuat kerusakan di muka bumi dan tidak Mengadakan perbaikan.” Mereka berkata: “Sesungguhnya kamu adalah salah seorang dari orang-orang yang kena sihir; Kamu tidak lain melainkan seorang manusia seperti kami; Maka datangkanlah sesuatu mukjizat, jika kamu memang Termasuk orang-orang yang benar. “

Shaleh menjawab: “Ini seekor unta betina, ia mempunyai giliran untuk mendapatkan air, dan kamu mempunyai giliran pula untuk mendapatkan air di hari yang tertentu. Dan janganlah kamu sentuh unta betina itu dengan sesuatu kejahatan, yang menyebabkan kamu akan ditimpa oleh azab hari yang besar.” Kemudian mereka membunuhnya, lalu mereka menjadi menyesal. Maka mereka ditimpa azab. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat bukti yang nyata. dan adalah kebanyakan mereka tidak beriman. Dan Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.” (Qs. Asy Syu’ara [26] : 141-159).

Hikmah dari kisah kaum Tsamud yang diazab dengan suara guntur yang sangat keras (QS. Hud [11] : 64-68) ini adalah tentang dahsayatnya sebuah amanah dan hak hidup dan mendapatkan penghidupan bagi semua makhluk Tuhan. Yang ditamsilkan melalui unta betina. Saat ini banyak terjadi di negeri kita para manusianya yang tidak sabar untuk menghormati hak hidup makhluk Tuhan lainnya. Pepohonan di hutan yang berfungsi sebagai organ paru-paru dunia mereka babat habis tanpa ampun dan ada pula yang mereka bakar. Akibatnya? Banjir bandang seperti wasior, longsor, dan kebakaran hutan yang asapnya mencapai negeri sebelah. Dan ada hal lagi, saat hutan dijamah dengan liar, maka para penghuninya banyak yang mengamuk karena rumah tempat mereka mencari makan dan bertahan hidup dirusak. Seperti yang terjadi di beberapa kawasan pemukiman pinggiran hutan di pulau Sumatera dimana banyak harimau ataupun gajah liar yang turun hutan dan masuk wilayah pemukiman dan ladang warga guna mencari makan karena habitat mereka terganggu.

***

“…Kaum Luth telah mendustakan rasul-rasul, ketika saudara mereka, Luth, berkata kepada mereka: mengapa kamu tidak bertakwa?” Sesungguhnya aku adalah seorang Rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu. Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; Upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semeta alam. Mengapa kamu mendatangi jenis lelaki di antara manusia, dan kamu tinggalkan isteri-isteri yang dijadikan oleh Tuhanmu untukmu, bahkan kamu adalah orang-orang yang melampaui batas”. Mereka menjawab: “Hai Luth, Sesungguhnya jika kamu tidak berhenti, benar-benar kamu Termasuk orang-orang yang diusir.” Luth berkata: “Sesungguhnya aku sangat benci kepada perbuatanmu”. (Luth berdoa): “Ya Tuhanku selamatkanlah aku beserta keluargaku dari (akibat) perbuatan yang mereka kerjakan”. Lalu Kami selamatkan ia beserta keluarganya semua, kecuali seorang perempuan tua (isterinya), yang Termasuk dalam golongan yang tinggal. Kemudian Kami binasakan yang lain.Dan Kami hujani mereka dengan hujan (batu) Maka Amat jeleklah hujan yang menimpa orang-orang yang telah diberi peringatan itu. Sesunguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat bukti-bukti yang nyata. dan adalah kebanyakan mereka tidak beriman. Dan Sesungguhnya Tuhanmu, benar-benar Dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.” (Qs. Asy Syu’ara [26] : 160-175).

Hari ini bangsa Muslim terbesar di jagad ini hampir saja dijadikan tuan rumah konferensi Gay dan Lesbian se Asia dan nyaris pula dijadikan salah satu negara tempat diselenggarakannya festival film bertema Gay dan Lesbian jika saja tidak ada tentangan-tentangan dari manusia-manusia yang masih waras secara akal dan nurani. Gay dan lesbian adalah fenomena nyata di negeri ini. Para penerus generasi kaum Sodom itu kini kian berani saja menunjukkan nyalinya di negeri ini karena berlindung di bawah slogan kebebasan HAM. Jika dibiarkan maka jangan heran jika suatu saat nanti tanah tempat kita berpijak ini akan dibenamkan oleh Allah seperti yang terjadi pada bangsa Sodom. Maka wajar saja jika pelaku tindakan homoseksualitas yang merendahkan martabat manusia ini dihukum mati di negara-negara yang menerapkan syariat Islam karena sesuai dengan hadis Nabi,

Dari Ibnu Abbas Radliyallaahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Barangsiapa mendapatkan seseorang melakukan seperti yang dilakukan kaum Luth, maka bunuhlah orang yang berbuat dan diperbuat; dan barangsiapa mendapatkan seseorang bersenggama dengan binatang maka bunuhlah orang itu dan binatang tersebut.” (Hadis Riwayat Ahmad dan Imam Empat). Dan salah satu bentuk hukuman mati bagi pelaku homo ini adalah dengan cara dijatuhkan dari tempat yang tinggi seperti yang diterapkan di Iran dll. Mungkin menjatuhkan pelaku homo dari tempat yang tinggi adalah gambaran dari kelakuan mereka yang menjatuhkan harga dirinya sendiri dengan tindakannya tersebut. Dan dapat pula merendahkan harga diri bangsa yang mereka diami di mata Tuhan dan bangsa lain. Bukankah harga-harga segala sesuatu di bangsa kita ini semuanya naik kecuali harga dirin (bangsa)nya yang kian menurun?

***

“…Penduduk Aikah telah mendustakan rasul-rasul; ketika Syu’aib berkata kepada mereka: “Mengapa kamu tidak bertakwa?. Sesungguhnya aku adalah seorang Rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu. Maka bertakwalah kepada Allah dan ‘taatlah kepadaku; dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; Upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam. Sempurnakanlah takaran dan janganlah kamu Termasuk orang- orang yang merugikan; dan timbanglah dengan timbangan yang lurus.

Dan janganlah kamu merugikan manusia pada hak-haknya dan janganlah kamu merajalela di muka bumi dengan membuat kerusakan; dan bertakwalah kepada Allah yang telah menciptakan kamu dan umat-umat yang dahulu.” Mereka berkata: “Sesungguhnya kamu adalah salah seorang dari orang-orang yang kena sihir, dan kamu tidak lain melainkan seorang manusia seperti Kami, dan Sesungguhnya Kami yakin bahwa kamu benar-benar Termasuk orang-orang yang berdusta. Maka jatuhkanlah atas Kami gumpalan dari langit, jika kamu Termasuk orang-orang yang benar. Syu’aib berkata: “Tuhanku lebih mengetahui apa yang kamu kerjakan.” Kemudian mereka mendustakan Syu’aib, lalu mereka ditimpa ‘azab pada hari mereka dinaungi awan. Sesungguhnya azab itu adalah ‘azab hari yang besar. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman. Dan Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.” (Qs. Asy Syu’ara [26] : 176-191).

“Sempurnakanlah takaran dan janganlah kamu Termasuk orang- orang yang merugikan; dan timbanglah dengan timbangan yang lurus. Dan janganlah kamu merugikan manusia pada hak-haknya dan janganlah kamu merajalela di muka bumi dengan membuat kerusakan; dan bertakwalah kepada Allah yang telah menciptakan kamu dan umat-umat yang dahulu..” adalah sebuah pesan utama dari kisah kaum Madyan dan nabi Syu’aib. Kisah yang kini nyata terjadi kembali di negeri Indonesia dimana banyak timbangan keadilan yang berat sebelah. Koruptor bebas melenggang dan bebas melanglang buana di luar negeri namun manusia yang mengajarkan kebaikan malah dipenjara (seperti kasus banyaknya penangkapan kaum Muslim baik Ulama, aktivis dan umatnya yang dituduh secara sepihak oleh negara sebagai Teroris). Koruptor diberi remisi dan penyuap hukum diberi fasilitas hotel prodeo kelas hotel Hilton sedangkan Mbok Minah, mbah Marsiah dan para kaum kere lainnya dibui dengan masa hukuman yang lama. Inilah prilaku hukum di negeri kita yang mirip dengan kelakuan kaum Madyan yang akhirnya diazab oleh Allah. Dan satu lagi kelakuan umat Nabi Syu’aib itu yang kini banyak dipraktekkan di negara kita yaitu pelabelan teroris bagi umat Islam yang dianggap fanatic dan lurus. Seperti yang dikatakan oleh Nabi Syu’aib pada kaum Madyan,“Dan janganlah kamu duduk di tiap-tiap jalan dengan menakut-nakuti dan menghalang-halangi orang yang beriman dari jalan Allah, dan menginginkan agar jalan Allah itu menjadi bengkok. dan ingatlah di waktu dahulunya kamu berjumlah sedikit, lalu Allah memperbanyak jumlah kamu. dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berbuat kerusakan.” (Qs. Al A’raaf [07] : 86). Beberapa oknum di negara ini melalui media-media massa yang berafiliasi dan berpaham sama dengan mereka selalu berusaha mendiskreditkan umat Islam melalui stigma-stigma dan pemberitaan miring seputar Islam yang bertujuan agar umat Islam tidak ber-Islam secara total agar tidak dianggap sebagai pendukung terorisme. Nah inilah yang dalam bahasa Al Qur’an disebut dengan istilah mereka menakut-nakuti dan menghalangi orang yang beriman dari jalan Allah dan menginginkan agar jalan Allah itu menjadi bengkok. Dan apa yang terjadi pada umat Syu’aib yang telah melakukan semua tindakan zhalim itu,

“…Kemudian mereka ditimpa gempa, Maka jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di dalam rumah-rumah mereka, (yaitu) orang-orang yang mendustakan Syu’aib seolah-olah mereka belum pernah berdiam di kota itu; orang-orang yang mendustakan Syu’aib mereka Itulah orang-orang yang merugi. Maka Syu’aib meninggalkan mereka seraya berkata: “Hai kaumku, Sesungguhnya aku telah menyampaikan kepadamu amanat-amanat Tuhanku dan aku telah memberi nasehat kepadamu. Maka bagaimana aku akan bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir?” (Qs. Al A’raaf [07] : 91-93)

Mayat-mayat bergelimpangan akibat gempa kini juga banyak terjadi di Indonesia. Bahkan bukan hanya gempa biasa, namun gempa bumi plus Tsunami. Adakah kisah Kaum Madyan tengah berulang kembali di negeri kita?

***

Kawan jika kita menelaah lebih dalam isi surat Al Qur’an ke 26 ini, maka akan kita dapati di akhir setiap ayat yang mengisahkan kehancuran umat terdahulu setelah diazab oleh Allah, selalu berbunyi “Dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang”. Allah sangat perkasa saat menurunkan azabNya pada umat terdahulu dan sangat Maha Penyayang pada umat manusia saat ini yang mana mereka adalah umat Muhammad SAW yang Allah berjanji tidak akan mengazab mereka selama Muhammad masih hidup di sisi mereka (kini meskipun nabi yang mulia itu telah tiada namun ajarannya yang mulia masih ada dan hidup di sekitar kita). Dan bukti kasih sayangNya itu diwujudkan melalui peringatan-peringatan dalam Al Qur’an agar manusia zaman ini tidak mengulang kesalahan yang sama dengan yang dilakukan oleh umat terdahulu. Karena “…Kami (Allah) tidak membinasakan sesuatu negeripun, melainkan sesudah ada baginya orang-orang yang memberi peringatan; untuk menjadi peringatan. Dan Kami sekali-kali tidak berlaku zalim.”(Qs. Asy Syu’ara [26] : 208-209).

Sebagai penutup dari tulisan ini saya sebagai hamba Allah hanya berharap agar para pembaca tidak menganggap semua pendapat saya ini sebagai hal yang spekulatif dan menakut-nakuti serta mencari sensasi semata. Saya hanya menjalankan salah satu perintah Tuhan yang berkata dalam salah satu ayat dalam surat yang kebetulan juga menempati urutan ke 26 dalam Al Qur’an, yang berbunyi,“…Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat, dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, Yaitu orang-orang yang beriman.” (Qs. Asy Syu’ara [26] : 214-215).

Note : Angka 26 memang sangat unik karena sering sekali bertepatan dengan terjadinya bencana dahsyat di dunia seperti;

26 Januari 1531, gempa bumi di Lisbon, Portugal. Sebanyak 30 ribu orang tewas
– 26 Januari 1700, gempa di Laut Pasifik. Dikenal sebagai mega earthquake. Daerah pesisir utara dan selatan Amerika luluh lantah oleh guncangannya
– 26 Juli 1805, gempa bumi di Naples, Calabria, Italy. Sebanyak 26 ribu orang tewas
– 26 Agustus 1883, meletusnya Gunung Krakatau. Menewaskan 36 ribu jiwa
– 26 Desember 2004, tsunami di Aceh. Sebanyak 230 ribu orang tewas
– 26 Mei 2006, gempa di Yogyakarta. Ratusan ribu orang tewas.

Namun sebagai manusia beriman, misteri angka 26 yang konon adalah tanggal/hari bencana adalah hal yang ghaib dan tidak seharusnya dibesar-besarkan. Karena yang lebih bijak adalah bagaimana kita menyikapi “pesan langit” di balik angka 26 tersebut yang salah satunya berada pada surat ke 26 yang telah kita telaah bersama-sama ini. Wallahu A’lam Bish showab.

Arti tanggal lahir Menurut pandangan Islam 

Setiap orang yang lahir ke dunia ini pasti akan dicatat kapan dia lahir. Ini menjadi sebuah misteri yang hangat bagi masyarakat Indonesia khususnya, banyak orang yang percaya bahwa terdapat arti tersembunyi dibalik angka kelahiran atau waktu dilahirkannya seorang manusia. Banyak buku yang sudah terbit yang memberikan pandangannya tentang arti dari tanggal lahir tetapi masih diragukan kebenarannya.

Oke disini admin tidak ingin menjelaskan arti dari tanggal lahir seseorang dari sisi yang kurang baik, tetapi disini akan admin coba untuk membahasnya dengan pandangan Al-Qur’an.

Arti Tanggal Lahir Menurut Al-Qur’an

Tanggal lahir merupakan topik yang sedang ramai baru-baru ini, pasalnya pasti ada maksud dari setiap orang yang lahir ke dunia memiliki arti tertentu mulai dari tanggalnya, tempatnya, waktunya dan kejadian-kejadian besar yang bertepatan orang itu lahir.

Seperti yang telah kita ketahui semua, bahwa Al-Qur’an merupakan kitab pedoman bagi seluruh ummat muslim di dunia ini, di dalam Al-Qur’an pun sudah memiliki banyak pesan yang tersurat maupun tersirat, seperti kode tersembunyi di setiap ayat yang tertulis di dalamnya. Walaupun sudah banyak orang yang mengetahui dan memahami isi dari Al-Qur’an, tetapi masih ada banyak yang belum terjawab dari Al-Qur’an khusus arti dari tanggal lahir.

Allah SWT menyampaikan setiap ayat Al-Qur’an dengan perantara Malaikat Jibril yang membawakan wahyu untuk disampaikan kepada Rasulullah SAW. Kemudian Rasulullah SAW menghafalkan setiap wahyu yang diturunkan dan kemudian ditulisnya di atas suatu media, seperti pelepah kurma, diatas kayu dan batu, atau di kulit domba.

Allah SWT sudah merancang dengan sangat baik dan sempurna terhadap Al-Qur’an yang bertujuan agar manusia di segala zaman, segala tingkat kepandaian dan segala usia dapat memahami isinya. Tetapi tetap saja masih banyak sekali hal-hal yang belum dapat dipecahkan dari isi Al-Qur’an. Salah satu dari misteri yang belum terpecahkan adalah misteri tanggal lahir manusia berdasarkan Al-Qur’an.

Penjelasan Melalui Pandangan Juz-juz Al-Qur’an

Arti tanggal lahir dalam pandangan islam

Al-Qur’an terdiri dari 30 juz yang setiap juznya melingkupi satu surat atau bisa lebih dari satu surat. Setiap surat mengandung banyak sekali penjelasan, penjelasan itu tentunya tidak jauh-jauh dari judul dari surat tersebut. Yang menjadikan bahwa setiap juz dapat dikaitkan dengan pencerminan karakteristik manusia adalah bahwa setiap juz memiliki karakter masing-masing yang didasari oleh ayat-ayat yang terkandung di dalamnya. Hal ini menjadikannya dapat dicocokkan dengan karakter manusia.

Yang menjadi masalah adalah waktu penanggalannya. Apakah sistem penanggalan yang digunakan dengan sistem tanggalan Hijriyah yang berdasarkan kepada bulan, atau masehi yang berdasarkan matahari?

Jika menggunakan sistem penanggalan hijriyah, maka tidak akan cukup harinya. Karena penanggalan hijriyah hanya sampai pada tanggal 28 atau 29 saja, tidak sampai 30. Sementara di dalam Al-Qur’an terdapat 30 juz.

Sementara jika menggunakan sistem penganggalan masehi. Dalam satu bulan terdapat 30 sampai 31 hari. Yang menjadi permasalahan adalah jika seseorang itu lahirnya pada tanggal 31. Mungkin idealnya adalah penggabungan 2 karakter angka, yaitu angka 1 dan 30. Tetapi hal itu bisa dijadikan patokan.

Berikut penjelasannya tentang arti tanggal lahir menurut juz Al-Qur’an:

Tanggal 1 – Juz 1

Dalam juz ini terdapat 2 surat, yaitu surat Al-Fatihah dan Al-Baqoroh. Maka orang ini Inshaa Allah cenderung:

  • Menyukai hal-hal yang baru
  • Memiliki bakat menjadi seorang pemimpin
  • Pandai memanfaatkan kesempatan
  • Selalu merasa harus menjadi prioritas utama
  • Seorang pencetus (Pelopor/Pioneer)
  • Selalu ingin merasa sempurna
  • Sifatnya egois
  • Sering melakukan kesalahan yang sama

Tanggal 2 – Juz 2

Dalam juz ini utuh pertengahan surat Al-Baqoroh. Maka orang ini Inshaa Allah cenderung:

  • Seorang pekerja keras
  • Patuh dengan peraturan yang ada
  • Rasa sosialisasi yang tinggi
  • Memiliki sifat yang dermawan
  • Terkadang susah untuk percaya dengan orang lain
  • Kurang bisa memberikan ide ketika ada tugas atau pekerjaan

Tanggal 3 – Juz 3

Orang yang lahir pada tanggal ini Inshaa Allah cenderung:

  • Memiliki jiwa seorang pemimpin
  • Selalu berhati-hati dalam bertindak
  • Pintar mengayomi
  • Ketika debat agak cerewet dan tegas
  • Selalu ingin menang sendiri
  • Selalu mempunyai mimpi yang tinggi

Tanggal 4 – Juz 4

Dalam juz 4 terdapat 2 bagian surat yaitu surat Ali-Imron dan An-Nisaa. Orang yang lahir pada tanggal ini Inshaa Allah cenderung:

  • Memiliki sifat sensitif dan peka
  • Feminim
  • Sangat protektif dengan keluarga
  • Kreatifitas yang bagus
  • Kompak jika bekerjasama
  • Suka iseng dan menggoda orang lain
  • Sangat berhati-hati dalam bertindak
  • Tegas
  • Pintar mengayomi
  • Suka berdebat yang sekiranya tidak cocok dengannya

Tanggal 5 -Juz 5

Orang yang lahir pada tanggal ini Inshaa Allah cenderung:

  • Mempunyai jiwa seorang pemimpin, tetapi lemah secara mental
  • Suka melakukan aksi yang anarki
  • Sangat ambisius
  • Rasa percaya diri yang tinggi
  • Mudah untuk dipercaya tetapi dia tidak mudah percaya orang lain
  • Punya rasa hormat kepada orang lain jika dia pernah dihormati
  • Suka travelling

Tanggal 6 – Juz 6

Orang yang lahir pada tanggal ini Inshaa Allah cenderung:

  • Dibutuhkan banyak orang
  • Mempunyai insting yang cukup tajam
  • Menyukai perubahan suasana tetapi cepat untuk bosan
  • Susah untuk diatur
  • Selalu ingin dilayani

Tanggal 7 – Juz 7

Orang yang lahir pada tanggal ini Inshaa Allah cenderung:

  • Seorang yang memiliki insting yang tajam
  • Suka seenaknya sendiri dalam bertindak
  • Pemalu dan kurang percaya diri
  • Mudah untuk emosi

Dalam sebuah penelitian bahwa orang dengan kecenderungan diatas ini perlu pengarahan dan bimbingan agar menjadi orang yang patuh dengan aturan dan menuju jalan yang benar

Tanggal 8 – Juz 8

Orang yang lahir pada tanggal ini Inshaa Allah cenderung:

  • Cermat dan teliti dalam bekerja
  • Lihai dalam mengambil hati orang lain
  • Inspirator tetapi seakan-akan terlihat sombong
  • Terkadang suka sombong jika telah sukses dalam suatu hal
  • Suka meremehkan hal-hal yang kecil

Tanggal 9 Juz 9

Orang yang lahir pada tanggal ini Inshaa Allah cenderung:

  • Memiliki mobilitas yang tinggi
  • Selalu optimis
  • Suka dengan perubahan suasana
  • Mudah untuk emosi
  • Gampang sekali untuk berubah pendirian
  • Saat marah suka menyakiti diri sendiri

Tanggal 10 – Juz 10

Orang yang lahir pada tanggal ini Inshaa Allah cenderung:

  • Sosok yang mudah untuk bergaul
  • Tidak cepat puas dengan suasana yang lama
  • Kemungkinan tumbuh menjadi seorang yang pemaaf
  • Selalu ingin diperhatikan
  • keras kepala dan mudah goyah pendiriannya

Tanggal 11 – Juz 11

Orang yang lahir pada tanggal ini Inshaa Allah cenderung:

  • Menyukai berbagai keindahan
  • Mempunyai bakat dalam kesenian jika mengasahnya dengan baik
  • Mempunyai banyak jalan untuk menyelesaikan masalah
  • Mudah untuk menyesuaikan diri dengan tempat baru
  • Susah untuk diatur
  • Cerdik dan licik
  • Susah untuk diatur
  • Dibutuhkan banyak orang
  • Berhati-hati dalam berbuat
  • Peka dengan perasaan orang lain

Tanggal 12 – Juz 12

Orang yang lahir pada tanggal ini Inshaa Allah cenderung:

  • Orang yang pintar dalam menentukan strategi sehingga sangat cocok untuk dijadikan pemimpin atau politikus
  • Mudah untuk emosi
  • Manusia yang selalu percaya diri
  • Sifat optimisme yang tinggi
  • Tekun
  • Jika ada kemauan sulit untuk menahan

Tanggal 13 – Juz 13

Orang yang lahir pada tanggal ini Inshaa Allah cenderung:

  • Orang yang dinamis
  • Suka dengan keragaman
  • Mempunyai banyak rencana
  • Agak lambat dalam menerima perintah atau penjelasan
  • Berpikiran luas
  • Suka dengan debat
  • Mudah untuk menarik perhatian orang lain
  • Pikirannya mudah untuk diterima
  • Inshaa Allah suatu saat dapat menjadi seorang pembimbing yang baik, keras dan tegas, patuh dengan peraturan dan rela berkorban

Tanggal 14 – Juz 14

Orang yang lahir pada tanggal ini Inshaa Allah cenderung:

  • Pendiriannya mudah untuk goyah dan dipengaruhi
  • Orang yang rajin dan tekun
  • Peka dengan suasana disekitarnya
  • Rasa sosialisasi yang tinggi
  • Pintar dalam memanfaatkan kesempatan
  • Cerewet
  • Sensitif
  • Orang yang perfeksionis tetapi keras kepala
  • Pendendam

Arti tanggal lahir menurut Juz Al-Qur'an

Tanggal 15 – Juz 15

Orang yang lahir pada tanggal ini Inshaa Allah cenderung:

  • Selalu ada ide dalam sebuah tugas atau pekerjaan
  • Suka menolong orang lain
  • Seorang pengamat yang baik
  • Sosok yang idealis
  • Kerjanya lebih produktif pada malam hari
  • Suka memendam masalah
  • Ketika ada masalah lebih senang mengurung diri atau menyendiri di tempat yang sepi

Segitiga Bermuda Menurut Al Qur’an 

akan menjadi topik pembahasan dalam artikel ini. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah yang menyatakan bahwa Nabi Muhammad pernah bersabda apabila seseorang berada pada suatu tempat terbuka atau di tengah teriknya sinar matahari, kemudian bayangan yang sedang meneduhinya bergerak, sehingga setengah bagian dari dirinya terletak pada tempat yang panas dan setengahnya lagi dari dirinya terletak pada tempat yang sejuk, maka segeralah pergi untuk meninggalkan tempat tersebut. Larangan tersebut telah dikatakan, karena tempat seperti itu merupakan tempat yang sangat digemari oleh setan. 


Namun, apa kaitan hal tersebut dengan persoalan segitiga bermuda? Penjelasan mengenai Segitiga bermuda menurut Al Quran mungkin bisa ditemukan dalam QS. Ar-Rahman: 20-21. Ayat tersebut menjelaskan adanya dua aliran laut yang bertemu, dan diantara keduanya terdapat batas yang tidak bisa dilampaui. Segitiga bermuda berada di lautan Atlantik, tepatnya di tengah-tengah antara benua Amerika pada bagian paling utara dan benua Afrika, di mana lokasi tersebut merupakan pertemuan antara dua arus air yang sangat bertentangan, yaitu arus sejuk yang berasal dari Amerika Utara dan arus panas yang bersumber dari Afrika. 


Dengan ayat tersebut, maka terkuaklah misteri mengenai segitiga bermuda. Perihal aneh yang sering terjadi di tempat tersebut tentunya disebabkan pertemuan antara kedua arus yang berlawanan tersebut. Sedangkan menurut seorang ulama besar bernama Syaikh Imam M. Ma’rifatullah Al-Arsy, segitiga bermuda adalah kawasan paling ujung dari dunia ini. Di lokasi tersebut terdapat sebuah telaga, bilamana airnya diminum oleh siapa saja, maka akan menjadi panjang umur. Di tempat itu juga Nabiyullah Khidir AS menjabat sebagai penjaga sumber air kehidupan tersebut. 


Segitiga Bermuda Menurut Al Quran


Syaikh Imam juga berkata jika kelak terjadi perang akhir jaman, maka sang penyelamat dunia, yaitu Imam Mahdi akan muncul dari tempat tersebut melalui alam gaibnya dengan mengenakan sebuah jubah suci yang berwarna kebiruan. Lantas, apa kaitannya dengan berbagai macam kapal dan pesawat yang hilang di tempat tersebut? Berdasarkan pernyataan dari Syaikh Imam, para setan dan iblis yang tidak dapat mendekati pusat kawasan agung itu, yakni segitiga bermuda, maka mereka pun berjaga mengelilingi kawasan tersebut dengan tujuan menghalangi siapa saja agar tidak dapat memasuki titik inti dari kawasan segitiga bermuda, supaya manusia tersebut tidak bisa mengetahui kebenaran alam yang sesungguhnya. 


Segitiga Bermuda menurut Al Quran memang tidak terinci secara jelas. Namun banyak yang mempercayai bahwa tempat yang dijelaskan dalam QS Ar-Rahman ayat 20-21 memang merujuk ke tempat tersebut. Telah banyak orang jaman dahulu yang telah mencoba menuju pusat dari segitiga bermuda, namun kebanyakan dari mereka yang menghilang dan tidak kembali ke dunianya. Dalam sebuah artikel kuno yang ditemukan, di dalamnya menceritakan bahwa Raja Iskandar Agung pernah mencoba untuk masuk ke kawasan agung tersebut. 


Setelah kembali, beliau mengatakan bahwa tempat tersebut berpasir batu berlian dan permata. Tempat itu juga dipenuhi dengan kabut yang sangat tebal. Tempat agung tersebut sangat indah jika dipandang, namun sangat berbahaya jika didatangi. Ada juga yang berpendapat bahwa segitiga bermuda ada kaitannya dengan kemunculan Dajjal. Mengenai Dajjal sendiri, dalam berbagai hadits, Rasulullah telah banyak mengingatkan umatnya agar selalu berhati-hati terhadap kemunculan Dajjal. Dalam Hadits yang diriwayatkan Ibnu Majah, Al-Hakim dan Ibn Khuzaimah, Rasulullah bersabda,  bahwa sebenarnya tidak ada fitnah di bumi ini yang dahsyatnya melebihi Dajjal. 


Dan Allah tidak akan mengutus seorang nabi atau rasul, kecuali ia hanya memperingatkan umatnya akan kemunculan Dajjal. Aku nabi terakhir, dan kalian adalah umat yang terakhir pula, dan Dajjal pasti akan keluar diantara tengah-tengah kalian. Jika ia keluar dan aku masih berada di antara kalian, maka akan aku kalahkan dirinya dengan hujjah dan kemampuan yang kumiliki. Tetapi, jika ia muncul setelah aku tiada, maka setiap insan akan menjadi penolong bagi dirinya sendiri untuk mengalahkan musuhnya.


Di manakah Dajjal pertama kali akan muncul, kapan dia akan muncul, di mana tempat tinggalnya, bagaimana bentuk rupanya, sehebat apa kemampuannya, berapa usianya? Itulah berbagai macam pertanyaan yang sering ditanyakan oleh banyak orang mengenai sosok Dajjal. Yang jelas, sebagaimana sabda Rasulullah, kita harus berhati-hati saat Dajjal sudah menampakkan dirinya. Karena ia adalah musuh yang nyata bagi kita. Demikianlah pembahasan mengenai Segitiga Bermuda menurut Al Quran. Semoga bermanfaat.

Kisah si sulung Dan si bungsu

Bertengkar,ribut,salahfaham menjadi Kebiasaan Kami berdua Dirumah.aku yg berjarak sembilan Thn lebih tua Dari adik bungsuku itu. Sebut saja nama panggilannya igri.mengawali Dan menutup Hari dengan pembicaraan pembicaraan seru walau sering berbeda pendapat. Bisa dibilang Kami yg paling suka beda pendapat, Tapi justru Kami yg lebih Dekat Dirumah Kami 4bersaudara, ditengah Kami Masih Ada 2orang yg menjadi wasit jika sewaktu waktu timbul masalah besar antara Kami. Tapi Itulah saudara kandung.

Terkadang malam baru ribut besar, Besoknya Kami Udah merencanakan sesuatu untuk berpergian atau Sekedar hangout misalnya. Masalah kecilpun bisa jadi besar Kami buat. Kami Terlahir dari Keluarga yg berjiwa keras.,Mungkin Karena itu setiap Kami Bertengkar Pasti lah suara Kami saja yg terdengar disekeliling komplek rumah Kami. Tapi hal hal Semacam itu yg buat Kami jadi lebih Dekat dari saudara yang lainnya. 

Seperti malam ini Kami baru aja bercerita tentang kawannya igri (adikku)  ,yg menganut sistim koboy dalam keluarganya. Hahaha Kalau istilah pasarannya bergosip. Itulah yg sering Kami lakukan ketika Dirumah sedang Santai tak tau apa yang Mau dikerjakan. Jalan jalan bareng, Berfoto, saling Pinjam pakaian, Pinjam meminjam alat makeup, walau kadang aku suka ngerep Kalau adikku Pinjam alat makeup ku. Bahkan sampai bercerita tentang laki laki pun Kami Selalu. Tapi Disaat itu juga bisa timbul keributan yang Entah apa Dan Darimana sumbernya. Saat ini dia duduk dibangku kelas 2 smk tepatnya di smkn-1 lubuk pakam, saat ini dia sedang menjalani pkl selama -+ 3bulan lamanya. Dan akhir akhir Ini ibu Kami sering ngerep Krna dia sering pulang telat Karena singgah dulu kerumah tmnnya sehabis pulang sekolah. Alasannya Macam Macam padahal cuma Karena malas berjalan dari simpang masuk kedalam yg jaraknya +- 1km dari rumah. 

Itulah cerita aku Dan adik bungsuku Dirumah. Apa ceritamu?